Sabtu, 28 Maret 2015




Lama tak terlihat di layar kaca, Hudson Prananjaya ternyata kini punya kesibukan baru. Di sela-sela memenuhi undangan menyanyi secara off air, rupanya, penyanyi yang memiliki ciri khas dua wajah ini sekarang mempunyai bisnis baru, yakni berjualan roti dan kue. Untuk usahanya ini Hudson mengaku, ia turun tangan langsung di banyak lini. Selain memodali sendiri bisnisnya ini,  ia juga terjun ke bagian produksi, ikut mendesain toko, dan penjualan. Bahkan kalau sedang tidak ada show, Hudson pun tak sungkan menjaga toko bersama kakaknya. Kegiatan produksi biasanya dilakukan mulai pukul 07.00. Ia mengaku kadang harus membuat 30-40 loyang kue dalam sehari, yang kemudian ia kirim ke Jakarta melalui travel.

Letak toko kue yang diberi nama Jc Bakery & Cake ini berada di kawasan sentral bakpia pathuk Jogja, tepatnya di Jln KS Tubun no 52, Yogyakarta. Dagangannya jelas terlihat mencolok lantaran menjual aneka jenis roti dan kue. Harganya pun cukup variatif mulai Rp 5000 hingga Rp 40.000. Roti tersebut tersaji dengan rasa manis, tawar, keju, dan cinnamon roll. Sedangkan untuk kue terdapat banana cake, cake tape, dan brownies cokelat. Hudson mengaku, ia mempraktikkan resep tradisional warisan almarhumah ibunya. Resepnya tidak memakai bahan campuran yang macam-macam, karena menurutnya justru saat ini orang lebih menyukai cemilan yang tradisional, seperti roti zaman dulu. Namun saat ini, Hudson juga sudah mencoba berjualan Christmas cake dan cupcake, mengikuti event-event yang ada.



Toko roti dan kue miliknya ini menurut Hudson adalah cita-citanya yang tertunda. Hudson menceritakan, kedua orang tuanya memang bisa membuat roti. Namun dari kelima anaknya, hanya dirinyalah yang paling tertarik dengan dunia masak-memasak. Jadi boleh dibilang, apa yang dikerjakan Hudson ini meneruskan tradisi keluarga. Ia juga mengaku, sebelum terjun ke dunia entertaint, memang pernah menjadi chef pastry di sebuah hotel. Kemudian setelah dikenal sebagai artis, ia sempat membuka usaha di kota Malang. Tapi bisnisnya itu bangkrut. Dan bisnis toko kue yang ada di Yogyakarta ini merupakan bisnis keduanya.

Gagal di bisnis pertama memang tak membuat Hudson kapok. Menurutnya, kalau seseorang tak punya mental bisnis, sekali menemukan kebangkrutan pasti akan trauma. Hudson pun bersyukur sudah pernah mengalami hal-hal yang pahit dalam berbisnis. Dan ia selalu yakin dalam setiap kegagalan selalu ada kesempatan berikutnya. Untuk usaha toko kue yang di Yogya ini, Hudson menyebut momennya memang sedang tepat saat dibuka, yakni menjelang Natal. Jadi lumayan banyak menerima pesanan. Para pembelinya didominasi kaum ibu.

Namun, Hudson menyadari, di awal memasarkan produknya, ia sempat menangkap gelagat iba dari calon pembeli roti dan kuenya. Ketika tahu yang berjualan kue dirinya, mereka seperti kasihan dan menyangka dirinya sudah tidak laku lagi mendapat tawaran bernyanyi. Untuk menepis hal itu, Hudson pun mengakalinya dengan cara mengirimkan dulu pesanan mereka. Begitu mereka mencicipi dan berkomentar enak, barulah ia memberikan nomor rekening untuk membayar. Dengan cara begini, Hudson berharap agar mereka yang membeli tidak melihat dari dirinya, tapi dari produknya yang memang pantas dan enak untuk dijual.

Dan pada akhirnya kualitas membuktikan, bahwa kue buatan Hudson pun bisa laris bahkan bisa dikirim ke seluruh daerah di Pulau Jawa, termasuk ke Jakarta, Bekasi, dan Bogor. Hudson menganggap bisnisnya ini merupakan pekerjaan jangka panjang. Karena kalau hanya mengandalkan profesi penyanyi, itu ada batas usianya. Lain halnya dengan bisnis yang bisa awet umurnya. Hudson pun sadar, yang namanya bisnis tentu butuh strategi dan konsistensi. Jika sedang ada show, ia tak hilang akal agar produksi dagangannya tetap tersedia. Sehari sebelumnya, ia akan memproduksi dua kali lipat. Meski saat membuat roti ia sering merasa kewalahan, namun kini Hudson merasakan hidupnya jadi lebih sehat karena punya rutinitas. Apalagi ia juga menemukan passion dalam menjalankan bisnis ini, sama dengan pada saat ia menjadi penyanyi. Jadi menurutnya, berusaha membuat kue yang lezat itu sama juga dengan beursaha nenyanyi yang bagus dan enak didengar.

1 komentar: